Rabu, 12 Januari 2011

SPK (Sistem Pendukung Keputusan)

Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan (wilkipedia,2011).

Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.

Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.

Menurut Little : SPK merupakan sekumpulan prosedur berbasis model.

Tahapan SPK:

  • Definisi masalah
  • Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
  • pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
  • menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)

Tujuan dari SPK:

  • Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
  • Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
  • Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan

Dalam pemrosesannya, SPK dapat menggunakan bantuan dari sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic, dll.


Komponen-Komponen SPK

1.Subsistem Manajemen Data/The Data Management Subsystem
Termasuk database, yang mengadung data yang relevan untuk pelbagai situasi dan diatur oleh software yang disebut Database Management Systems (DBMS)
2.Subsistem Manajemen Model/The Model Management Subsystem
Melibatkan model finansial, statistikal, management science, atau pelbagai model kuantitatif lainnya, sehingga dapat memberikan ke sistem suatu kemampuan analitis, dan manajemen software yang diperlukan.
3.Communication / Interface (dialog subsystem)
User dapat berkomunikasi dan memberikan perintah pada DSS melalui subsistem ini. Ini berarti menyediakan antarmuka.
4.Knowlegde Based (Management) Subsystem => bersifat (optional)
Subsistem optional ini dapat mendukung subsistem lain atau bertindak sebagai komponen yang berdiri sendiri.


Subsistem Manajemen Data

a. Basisdata
b. DBMS
c. Direktori data
d. Query facility


Data SPK

a. Data Internal (data dari perusahaan)
b. Data Eksternal (data diluar perusahaan misal : data pajak )
c. Data Privat


Subsistem Manajemen Model

a. Model base
b. Model base manajemet system
c. Model direktory
d. Model execution, integration and command


Model

a. Model Strategis -> manajer puncak (adhoc)/strategis
b. Model Taktis -> menengah
c. Model Operasional -> rutin
d. Model Analitik


Knowledge (bersifat optional)

- DSS tingkat lanjut (intermediate)
- Digunakan pada sistem pakar


The User

-Manajer/decisions maker
-Staf specialist
-Intermediaries



Tipe perantara yang merefleksikan pelbagai dukungan yang berbeda terhadap manajer :
- Staf assistant : Orang yang memiliki knowledge mengenai memanajemen masalah dan berpengalaman dengan teknologi pendukung keputusan.
- Expert tool user : Orang yang memiliki keterampilan dalam aplikasi yang melibatkan satu atau lebih jenis tool penyelesaian masalah spesifik. Juga menampilkan unjuk kerja dimana pengambil keputusan tak memiliki keterampilan tersebut atau memang dia tak dilatih untuk melakukan hal itu.
- Bussines (system) analyst : Orang yang memiliki knowledge umum dari wilayah aplikasi, pendidikan administrasi bisnis formal (bukan computer science), dan memiliki keterampilan dalam membangun tool DSS.
- GSS fasilitator : Ini menjadi perantara untuk mengontrol dan mengoordinasi software dari Group DSS.

Klasifikasi SPK
Menurut Alter’s Output Clasification (1980)

Menurut Holapple and Whinston’Clasifications
1.Text-Oriented DSS
2.Database-Oriented DSS
3.Spreadsheet-Oriented DSS
4.Solver-Oriented DSS
5.Rule-Oriented DSS
6.Compound DSS


Karakteristik dan Kemampuan DSS

1.Memberikan dukungan dalam pengambilan yang utamanya situasi semi terstruktur dan tak terstruktur.
2.Disediakan untuk pelbagai level yang berbeda
3.Disediakan bagi individu dan juga bagi group
4.Menyediakan dukungan bagi keputusan yang beruturan atau saling berkaitan
5.Mendukung berbagai fase proses pengambilan keputusan
6.Mendukung pelbagai proses pengambilan keputusan dan style yang berbeda-beda
7.DSS dapat beradaptasi sepanjang masa
8.DSS mudah digunakan
9.DSS mencoba meningkatkan efektivitas dari pengambilan keputusan, lebih dari efisiensi yang bisa diperoleh
10.DSS secara khusus ditujukan untuk mendukung dan tak menggantikan pengambil keputusan.
11.DSS mengarah pada pembelajaran
12.User/pengguna harus mampu menyusun sendiri sistem yang sederhana
13.DSS biasanya mendayagunakan pelbagai model dalam menganalisis pelbagai keputusan
14.DSS dalam tingkat lanjut dilengkapi dengan komponen knowledge yang bisa memberikan solusi yang efisien dan efektif dari pelbagai masalah yang pelik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar